Skip to main content

Posts

Gain More Understanding With Sensitivity Analysis: BWPT Case

As far as I’m concerned, building a financial model serves two major purposes: 1.        To reverse-engineer share price to get shareholders’ expectation 2.        Finding important factors that affect a company’s value Unfortunately, without a framework that could clearly link performance measurement with value, building a financial model would lack insights in serving those two big purposes. It could easily fall into an exercise just for the sake of formality. A good model gives valuable insights. Generally speaking, I have found that a model that serves the first point (reverse-engineer) is more useful for investing purposes. It may surprise you, but finding implied shareholders’ expectation is possible without making our own future projections. After all, shareholders’ already done that job for us. Read my other articles for this topic. In some specific situations however, namely a concerning negative EVA...

The Often Neglected Important Lesson From Finance Class

Bagi yang pernah mengikuti pelajaran finance atau membaca buku teori finance, pastinya mengenal nama Modigliani & Miller (MM). MM merevolusi dunia analisa investasi saham dimana valuasi aset menjadi inti dari analisa fundamental. MM mendapat penghargaan Nobel karena berhasil memberikan fondasi solid pengukuran nilai perusahaan yang berhubungan dengan konsep NPV yang sebelumnya merevolusi dunia manajemen korporat. Fondasi MM terletak dalam 3 proposisinya. Ketiga proposisi ini menyuarakan satu hal yang sesuai dengan konsep NPV: aspek financing tidak mempengaruhi nilai perusahaan, hanya investasi NPV positif yang bisa meningkatkan nilai perusahaan. MM menentang pandangan lama yang beranggapan komposisi utang/ekuitas menentukan nilai perusahaan. Di dalam pandangan lama, komposisi utang yang lebih besar memiliki efek multiplier terhadap nilai perusahaan (seperti dilihat di ROE), dan satu lagi yang terkenal: kebijakan pembagian dividend berpengaruh terhadap nilai perusahaan. MM menen...

Menilai Performa Reksa Dana dan Expected Return

Saya memiliki tabungan reksa dana di Prudential. Baru saja laporan tahunan 2018 muncul di kotak pos. Perasaan saya agak mixed membaca rangkuman tahunan ini, dan setelah merenungkannya, ada beberapa hal yang saya harap membantu pemahaman Anda di reksa dana. Reksa dana yang saya miliki bernama Rupiah Equity Fund Plus. Saya salah satu nasabah awal ketika fund ini diluncurkan bersamaan dengan paket asuransi. Tentu saja, kita bisa membeli reksa dana ini tanpa perlu dicampur asuransi. Reksa dana ini di bulan April berumur 5 tahun. Komponennya terdiri dari 95% saham. Biaya pengelolaannya tinggi dibanding produk lainnya di 2%. Sepanjang tahun 2018, return fund ini minus 7%. Itu faktanya, sekarang saya ingin share beberapa hal yang muncul di pikiran saya. Pertama-tama, saya ingin menilai seberapa baik fund ini dikelola. Perlu pembanding untuk ini. Berhubung hampir semua reksa dana yang komposisinya mayoritas saham bisa dibandingkan dengan IHSG, pertanyaan ini bisa dengan mudah dijawab...